Strategies and Innovations in Earthquake-Resistant Housing in Indonesia: Systematic Literature Review

Authors

  • Muhammad Dwi Utomo Master of Architecture Program, Faculty of Engineering, Tadulako University, Indonesia.
  • Puteri Fitriaty Department of Architecture, Faculty of Engineering, Tadulako University, Indonesia.
  • Irdinal Arief Department of Architecture, Faculty of Engineering, Tadulako University, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.32315/jlbi.v15i1.514

Keywords:

construction innovation, earthquake-resistant housing, modular construction, Vernacular Architecture

Abstract

This study aims to identify strategies and innovations in the development of earthquake-resistant housing in Indonesia during the 2015–2025 period through a Systematic Literature Review (SLR). A total of 20 articles were rigorously selected from 233 initial publications in Google Scholar, based on inclusion and exclusion criteria relevant to the local context in Indonesia. The findings reveal three main approaches: (1) modular prefabricated construction systems such as RISHA, RIKO, and RISBA; (2) improvement of conventional construction in accordance with the latest Indonesian National Standards (SNI); and (3) adaptation of vernacular architecture based on local wisdom. The study also examines the performance of materials such as bamboo, timber, steel profiles, light-gauge steel, and composite materials in enhancing earthquake resilience. Architectural studies in Indonesia generally focus on identifying features and concepts of vernacular architecture that are responsive to seismic conditions; however, they have not yet advanced toward the modernization and generalization of these principles for application in earthquake-resistant housing design. Although various technical and social innovations have emerged, implementation in the field remains constrained by weak technical supervision, disparities in construction and material quality, and low disaster literacy among communities. Therefore, this study recommends strengthening technical regulations, enhancing community capacity, and integrating technology with local values as key strategies toward developing earthquake-resistant housing that is contextual, adaptive, and sustainable in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. Widyastomo, “Perubahan Tahapan dan Bentuk Rumah Tradisional Masyarakat Adat Suku Sentani di Pesisir Danau Sentani di Kabupaten Jayapura,” Jurnal Ilmiah Komputer Grafis, vol. 14, no. 1, 2021.

[2] D. Hardjito, Antara Mitigasi Gempa Dan Pendidikan Tinggi :, Cetakan Pe. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236, Indonesia, 2024.

[3] E. R. Ahadian and E. Tuhuteru, “Evaluasi Bangunan Sederhana Tahan Gempa,” Jurnal Sipilsains, vol. 10, no. 1, pp. 41–52, 2020, [Online]. Available: https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/sipils/article/view/41-52

[4] P. Simanjuntak, “Evaluasi Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Di Indonesia,” Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan - CENTECH, vol. 1, no. 1, pp. 44–53, 2020, doi: 10.33541/cen.v1i1.1425.

[5] R. Ridha, A. A. Rahmawaty, and H. Santoso, “Strategi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Melalui Zonasi Rumah Tahan Gempa (RTG) di Kabupaten Lombok Utara,” Seminar Nasional Planoearth #02 Perencanaan dan Pemanfaatan Ruang Berbasis Pengurangan Risiko Bencana, pp. 33–41, 2021, [Online]. Available: https://journal.ummat.ac.id/index.php/PRPE/article/view/3987

[6] A. Asnudin, A. Ali, and T. Muhtar, “Analisis Alternatif Desain Konstruksi Rumah Tinggal di Wilayah (Palu, Donggala dan Sigi) PASIGALA Pasca Bencana 28 September 2018,” Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako, vol. 9, no. 2, pp. 80–91, 2023.

[7] S. M. Kaddi, M. I. Yusaputra, and A. P. Melisa, “Desain Pesan Persuasif Yayasan Arsitek Komunitas Indonesia Pada Korban Bencana Alam di Kota Palu,” 2022. [Online]. Available: https://core.ac.uk/reader/11

[8] A. Haris, “Tantangan dan Peluang Riset Srtruktur Antisipasi Gempa Tepat Guna Di Indonesia,” Prosiding Seminar Nasional Dmi, vol. 1, pp. 1–8, 2020.

[9] R. Thamrin, A. G. G. Akman, and I. S. Gunarta, Penanganan Pasca Gempa Lombok 2018. PT. Mediatama Saptakarya, 2019.

[10] CPMU-CSRRP, “Studi Tematik Kapasitas Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Bencana (TSLGC),” 2025. [Online]. Available: https://barenlitbang.malangkota.go.id/wp-content/uploads/2019/03/Lapkir-Penyusunan-Permasalahan-Isu-Strategis-Prioritas-Kebijakan-PMMSB-Kota-Malang-Taun-2017.pdf

[11] S. N. Hijah and M. Komarudin, “Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pasca Gempa Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2018,” Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil 2019, pp. 1–8, 2019.

[12] T. Boen, H. Imai, and S. E. Suryanto, “Earthquake Resistant Non-Engineered Construction in Developing Countries Utilizing Appropriate Technology,” European Journal of Advances in Engineering and technology, vol. 7, no. 8, pp. 49–63, 2020.

[13] Kamsuta, “Efektivitas Pembangunan Rumah Risha, Rika dan Riko (3R) bagi Masyarakat Terdampak Gempa,” 2020.

[14] J. Prasetiawan and A. I. Makrifa, “Analisa Rumah Instan Konvensional Sebagai Alternatif Rumah Tahan Gempa Sesuai Sni 1726: 2019,” Konferensi Nasional Teknik …, no. November, pp. 16–17, 2023, [Online]. Available: https://konteks17.uniba-bpn.ac.id/index.php/konteks/article/download/126/129

[15] N. A. Simanjuntak and O. Meilawaty, “Analisis Perilaku Struktur Bangunan Rumah Metode RISHA dan RIKO Ditinjau Terhadap Gempa Linier Dinamik Respon Spektrum di Kabupaten Minahasa Selatan,” vol. IX, no. 3, pp. 10106–10114, 2024.

[16] N. H. Crista, F. Mahmud, H. Purwanti, and K. W. Widiatmoko, “Analisis Perbandingan Biaya dan Waktu Penggunaan Metode Risba dan Metode Konvensional pada Struktur Bangunan Rumah Tinggal,” vol. 03, pp. 84–93, 2023.

[17] Mamur Ramdani, Aulia Nisa Alifah, and Eldi Mulyana, “Rumah Tahan Gempa Berkonstruksi Bambu Sebagai Metode Mitigasi Bencana Masyarakat Garut,” Jurnal Pendidikan Ips, vol. 12, no. 1, pp. 1–7, 2022, doi: 10.37630/jpi.v12i1.518.

[18] M. Kusuma Bhudi and P. Studi Arsitektur, “Bambu Sebagai Material Berkelanjutan Erba (Earthquake-Resistant Bamboo Architecture) Fibria Conytin Nugrahini Zuraida Rofi’i,” Sinektika, vol. 21, no. 2, 2024, [Online]. Available: http://journals.ums.ac.id/index.php/sinektika

[19] Y. Kusuma, “Local wisdom as a sustainable building solution: Bamboo incremental house design concept,” Journal of Applied Science and Engineering, vol. 25, no. 1, pp. 119–127, 2022, doi: 10.6180/jase.202202_25(1).0012.

[20] D. Y. Abidah, M. M. Musthoffa, Ronalmanto, M. Hasanah, and O. Romadhani, “Analisa Elemen – elemen Struktur Tahan Gempa Rumah Sederhana pada Arsitektur Nusantara Rumah Gadang,” G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, vol. 7, no. 2, pp. 367–376, 2023, doi: 10.33379/gtech.v7i2.2026.

[21] A. Prihatiningrum, “Karakter Bentuk Hunian Suku Rejang Di Daerah Rawan Gempa (Studi Kasus: Desa Gunung Alam, Kabupaten Lebong),” Arsitektura, vol. 18, no. 1, p. 84, 2020, doi: 10.20961/arst.v18i1.40786.

[22] P. Simanjuntak, “Perbandingan Respon Seismik Balok Kayu Biasa Dengan Komposit Baja Ringan Sebagai Komponen Struktur Rumah Tahan Gempa,” Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan - CENTECH, vol. 2, no. 1, pp. 30–42, 2021, doi: 10.33541/cen.v2i1.2812.

[23] M. Heri Zulfiar, “Pemeriksaan Material pada Pembangunan Rumah Non-Engineered di Daerah Rawan Gempa Dusun Serut, Palbapang Kabupaten Bantul, Yogyakarta,” Semesta Teknika, vol. 21, no. 2, pp. 178–188, 2018, doi: 10.18196/st.212224.

[24] S. Bahri, M. F. Hanif, A. Prihatiningrum, and M. Islam, “Perilaku dan Ketahanan Struktur Rumah Vernakular Desa Gunung Alam Lebong terhadap Gempa Bumi,” Jurnal Inersia Teknik Sipil, vol. 14, no. 1, pp. 1–10, 2022, [Online]. Available: https://ejournal.unib.ac.id/index.php/inersiajournal

[25] M. M. Sari and D. Triana, “Evaluasi Terhadap Implementasi Pembangunan Rumah Tahan Gempa Tipikal Tembokan pada Perumahan Bersubsidi di Serang Banten,” Jurnal Infrastruktur, vol. 5, no. 01, pp. 18–24, 2019.

[26] F. S. Yoresta, “Analisis Ketahanan Gempa Rumah Tembokan Beton Bertulang di Perumahan Graha Arradea,” Media Komunikasi Teknik Sipil, vol. 24, no. 1, p. 54, 2018, doi: 10.14710/mkts.v24i1.18097.

[27] L. E. Hutabarat et al., “Assesmen kerusakan rumah tinggal Pasca Gempa Cianjur November 2022 mengacu kepada Standar PUPERA Assessment of residential house damage after Cianjur Earthquake November 2022 Based on PUPERA Standard,” Abdimas …, vol. 6, no. November 2022, pp. 160–169, 2023, [Online]. Available: https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/abdimasdewantara/article/view/14777%0Ahttps://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/abdimasdewantara/article/download/14777/6236

[28] Y. L. Suku et al., “Optimalisasi Mitigasi Bahaya Gempa Bumi Melalui Penyuluhan Rumah Tahan Gempa Di Kelurahan Rewarangga Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur,” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), vol. 6, no. 2, p. 1030, 2022, doi: 10.31764/jmm.v6i2.6970.

[29] D. N. Saputro, R. Januardi, and I. Prakoso, “Struktur Rumah Sederhana Ramah Gempa Untuk Meminimalisir Kerusakan dan Korban Jiwa,” Madani : Indonesian Journal of Civil Society, vol. 2, no. 2, pp. 43–49, 2020, doi: 10.35970/madani.v2i2.247.

[30] Z. Mirani, M. Natalia, Mafriyal, D. Sari, and R. F. Hanum, “Perbandingan Biaya Pembangunan Rumah Sederhana Dengan Rumah Konsep Aman Gempa Berdasarkan Analisa Benefit Cost Ratio Skenario Gempa 50 Tahun,” Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa, vol. Volume 19, pp. 76–86, 2024.

[31] A. Hamzah, Mohd. R. Amri, E. Rozita, and R. Yunus, “Penilaian Bangunan Sederhana di Kawasan Rawan Gempabumi (Studi Kasus di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah),” Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, vol. 11, no. 1, pp. 13–21, 2020.

[32] F. J. R. Putri, J. D. Prasetya, and D. H. Santoso, “Penilaian daya dukung daratan permukiman sensitif gempa Panjangrejo, Pundong, Bantul, DIY,” Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), vol. 6, no. 3, pp. 159–168, 2022, doi: 10.36813/jplb.6.3.159-168.

[33] M. J. Page et al., “The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews,” The BMJ, vol. 372, 2021, doi: 10.1136/bmj.n71.

Downloads

Published

2026-03-31